Rabu, 01 Februari 2012

FAM itu ternyata Dysplasia Mamma

Pokoknya gak karu-karuan deh.  Gimana gak, yang tadinya dicurigai sebagi FAM (fibroadenoma mammae) ternyata bukan..!!!eh, setelah direnggut dari 'susu' (mammae) si dia dan kemudian diamati di laboratorium, dinyatakan bahwa 'alien' yang telah mendekam beberapa bulan (beberapa tahun mungkin...) itu adalah Mamma Displasia atau Dysplasia mamma.

Di bawah hasil laboratorium juga disebutkan bahwa jenis sampel bukan lah jenis sel maligna.  Wah jadi seneng nih.  Tapi, sebenarnya apa sih mamma displasia ini..??

Sebelum ngomongin si tumor 'cute' ini, mari kita lihat beberapa rubrik yang bertebaran di web.  Saya ambil dari salah satu blog (http://doniesyafrudinfamily.blogspot.com/2007/06/blog-post_20.html).  Dikatakan bahwa :
Kanker atau tumor merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sekelompok sel tubuh yang abnormal dan tidak terkendali, umumnya membentuk benjolan. Benjolan ini disebut tumor. Tumor dapat bersifat jinak (benigna) atau ganas (maligna). Tumor ganas disebut juga kanker, sel-sel kanker ini menyebar melalui aliran darah dan getah bening ke bagian-bagian lain dari tubuh, sehingga dapat tumbuh kanker baru di tempat lain. Sel tumor jinak tumbuhnya lambat dan tidak menyebar ke bagian lain tubuh. Secara umum kanker dapat menyerang hampir setiap bagian tubuh manusia, diantara kemungkinan besar terkena kanker, salah satunya adalah payudara. (hmmm..gitu ya...)

Trus, setelah 'hunting' sana-sini, ada di http://cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=health+woman&y=cybermed|0|0|14|191 dikatakan secara singkat bahwa :
Dysplasia mammae sering disebut dengan Mastopathi fibrosistika atau diistilahkan dengan  "Fibrocystic disease of the Breast".  Kelainan ini umumnya karena pengaruh hormon saja (bukan sering di 'ehem-ehem' cowok atau sering digigit bayi hehehhee...). 

Oleh karena itu, banyak dokter yang berkecimpung didunia seperti topik ini menyarankan bagi kaum 'hawa' untuk selalu SADARI atau periksa payudara sendiri (ssssttt...meraba-raba payudara).