Bermain itu perlu. Tidak hanya anak-anak saja, tapi orang dewasa juga perlu bermain. Yah, mungkin yang membedakan hanya jenis dari permainan itu sendiri.
Kenapa kita perlu sesekali bermain?
Semoga kita semua tahu jawabannya.
Bermain dalam permainan menyenangkan, tapi jika kita dimainkan permainan bagaimana ya?
Sekali lagi, kita semua tahu jawabannya.
Pada hakekatnya, semua manusia memiliki insting utk bermain. Walaupun itu dia (maaf) seorang yang buta, tuli, ataupun bisu, semua memiliki sifat dasar sebagai seorang pemain permainan. Namun, seiring dengan waktu dan era yang ada, bermain telah berubah menjadi hal yang demikian aneh. Dari yang semula bertujuan utk refreshing pikiran dan olahraga, bermain telah berubah sebagai alat utk membuat orang sekitar menjadi resah ataupun tidak nyaman bahkan kehilangan nyawanya. Contohnya?
Bermain kuda-kudaan dengan singa sebagai kudanya....
Bermain lempar salju yang diisi dengan batu...
Bermain tali di atas atap atau genting...
Bermain bola yang diisi granat...
Yah...contoh-contoh di atas gak perlu ditiru selama kita menghargai tujuan dari suatu aktivitas bermain itu sendiri....
Pada hakekatnya, semua manusia memiliki insting utk bermain. Walaupun itu dia (maaf) seorang yang buta, tuli, ataupun bisu, semua memiliki sifat dasar sebagai seorang pemain permainan. Namun, seiring dengan waktu dan era yang ada, bermain telah berubah menjadi hal yang demikian aneh. Dari yang semula bertujuan utk refreshing pikiran dan olahraga, bermain telah berubah sebagai alat utk membuat orang sekitar menjadi resah ataupun tidak nyaman bahkan kehilangan nyawanya. Contohnya?
Bermain kuda-kudaan dengan singa sebagai kudanya....
Bermain lempar salju yang diisi dengan batu...
Bermain tali di atas atap atau genting...
Bermain bola yang diisi granat...
Yah...contoh-contoh di atas gak perlu ditiru selama kita menghargai tujuan dari suatu aktivitas bermain itu sendiri....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar